Bukan Sekedar 21 Kilometer

Kali ini bukanlah sebuah event lari yang diikuti. Ini salah satu bagian dari hobi yang coba dijalani. Mari Lari. Olahraga ini bisa membuat kita sehat, berdaya tahan tinggi. Kesempatan kali ini datang saat di Singapore. Beberapa kesempatan sebelum-sebelumnya di Singapore hanya dihabiskan jalan-jalan, maupun berbelanja. Kali ini kesempatan di Singapore dihabiskan dengan berlari. Tak tanggung-tanggung, lari di Singapore sejauuh hampir 21 Km, hampir setara event lari Half Marathon. Jarak itu berawal dari jalan Orchard menuju daerah Marina Bay dan mengitari teluk.

 

Tentu saja kesempatan lari di setiap tempat yang kita kunjungi, sayang untuk dilewatkan. Dan momen ini muncul di Singapore. Negeri mancanegara yang lumayan dekat dengan Batam, Indonesia. Dan menjadi salah satu tujuan wisata di Asia Tenggara.

Pagi-pagi sudah terbangun, beribadah dan mandi untuk dilanjutkan dengan persiapan lari. Tidak ada persiapan lari lebih tepatnya. Hanya peregangan kaki dan tangan, agar cukup lentur untuk berlari. Targetnya hanyalah sekedar lari dari Orchard Road, menyusuri jalan menuju kawasan Marina Bay. Letak patung Merlion berada. Mulai berangkat jam 6 pagi, waktu masih gelap. Udara pun berhembus segar. Tak banyak orang beraktivitas di waktu sepagi itu di Singapore. Terlebih juga hari itu merupakan hari sabtu, hari libur bagi para pekerja.Jalanan cukup luas dilengkapi dengan trotoar jalan lumayan lebar bagi para pejalan kaki maupun pelari. Dekat dari titik keberangkatan di Orchard Center, terdapat taman kota yang cukup nyaman buat lari. Udaranya segar sekali, sebutir dua butir embun pagi menempel di wajah. Menghilangkan kepenatan dan menyegarkan kulit. Makin bersemangat buat lari pagi.

Setapak dua tapak jalanan kota Singapore kita lalui. Dengan pemandangan kanan kiri yang berupa gedung-gedung perkantoran tinggi. Tak banyak mobil seliweran, hanya sedikit bis umum yang mulai beroperasi. Belum tampak orang lain yang beraktivitas sama, lari. Mendekati kawasan Marina Bay, mulai terlihat satu dua orag berlari juga. Hobi mereka sama. Kita pun makin bersemangat, pelari yang lebih kuat memberikan dorongan, menjadi acuan target baru untuk dikejar, dilewati, atau sekedar disamai kecepatannya.Singapore Flyer mulai terlihat, sebuah roda raksasa yang berputar dengan mengangkut orang di dalam kapsul-kapsulnya. Di dalamnya Singapore Flyer menawarkan sudut pandang mata burung,  bisa melihat panorama 360 derajat ke seluruh penjuru Singapore. Terus berlari melewati Helix Bridge, jembatan lengkung di Singapore. Dilanjutkan melewati Merlion Park. Pagi itu, mentari pagi belum terlihat jelas. Sehingga saat mentari pagi mulai menyemburkan sinarnya terlihat mempesona. Cahaya pagi terpancar dibalik bangunan yang mirip bunga mawar di depan Marina Bay Sands. Beauty by design. Seakan ada pancaran bola cahaya di dalamnya.

 

Terus berlari melewati Marina Bay Sands, lalu menyusuri Garden by the Bay, dengan surga tumbuh-tumbuhannya. Waktu terus bergulir dan kaki pun terus melangkah. Motivasi makin meninggi sering makin banyaknya orang yang juga berlari. Seakan ini sebuah kompetisi lari, meski tanpa dilandasi aturan sebuah event lari. Yang ada hanya jalur lari, pelari dan sepatunya. Jalur lari terhampar sepanjang pinggiran teluk. Sebuah fasilitas yang susah ditemui di negeri kita. Sekitar 4-5 kilometer sudah ditempuh dari Orchard Road, tapi tapak-tapak lari ini seakan tak mau berhenti. Jalur lari seakan tak berujung, membuat penasaran ada apa di depan kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s