No Tipping

Di beberapa lokasi parkir, seperti mall, apartemen, perkantoran, selalu berjaga-jaga karyawan yang memberikan layanan parkir. Di titik-titik krusial mereka mengarahkan para pengguna mobil yang mencari tempat parkir. Dengan berseragam warna coklat, bertuliskan nama perusahaan pengelola layanan parkir, dan tentu saja tulisan “No Tipping” di bagian belakang baju seragam.
Tulisan “No Tipping” yang cukup jelas, ditulis dengan huruf kapital, dengan ukuran tinggi sekitar 8-10 cm, dan total panjangnya 50 cm. Bagi setiap orang pasti langsung berpikir, “oh, dilarang memberikan tips atas jasa parkir yang diberikan oleh mereka”.

Bagi perusahaan pemberi layanan parkir itu, paham betul bagaimana budaya perusahaan untuk tetap dipertahankan, bahwa totalitas layanan parkir yang dikelola akan selalu nyaman buat pelanggan. Ini juga bagaimana perusahaan ini menanamkan sifat integrity di dalam setiap karyawannya. Itupun untuk mengirimkan pesan/tanda bagi setiap pelanggan lahan parkir agar tidak mencoba menggoyahkan jiwa karyawan dengan memberikan sodoran uang tips. Karyawan sudah digaji oleh perusahaan sehingga harus fokus dalam memberikan layanan. Semuanya berujung untuk menunjukkan betapa berkualitasnya layanan parkir yang ditawarkan. Sehingga pelanggan pun mencapai titik kepuasan yang diberikan.

Tips. Merupakan bentuk insentif, agar pemberi insentif ini mendapatkan benefit lebih atas jasa yang dibelinya. Nilai dasar pada produk/jasa yang ditawarkan sebuah perusahaan/perorangan berdasarkan perhitungan jumlah benefit yang akan dirasakan oleh konsumen. Sehingga konsumen merasa layak untuk membeli dan tanpa perlu menawarnya sekali lagi. Nilai tambah diluar nilai dasar merupakan insentif karena beranggapan konsumen mendapat benefit yang jauh lebih besar ketimbang biaya yang harus dikeluarkan. Contoh saja pengendara Mobil sudah kepalang pusing berputar2 mencari lahan parkir yang masih kosong tanpa menggunakan bantuan pengelola parkir. Kemudian datang penjaga parkir memberikan informasi lokasi parkir yang tersedia dan bahkan memberikan bantuan dalam proses parkirnya. Atas dasar ini pengguna mobil mendapat benefit yang jauh lebih besar ketimbang waktu yang cukup lama dalam mencari lokasi parkirnya sendiri. Sehingga tips pun sangat layak diberikan bagi penjaga parkir ini.

Sedang bagi orang tertentu, tips dianggap mampu memberikan benefit yang jauh lebih besar, yaitu loyalty. Seorang juragan pasti akan nyaman atas loyalitas yang diberikan karyawan/pembantunya saat memberikan tips. Karyawan akan lebih terdorong memberikan layanan yang jauh lebih besar ketimbang tanggung jawab yang harus dilakukan.
Kembali ke parkir. Tipping, perilaku yang dilakukan maupun tidak dilakukan, tergantung bagaimana pemberi tips menilai benefit dari produk/jasa yang dibeli.

Tips, di bidang lain merupakan bagian penting dalam menjalankan transactional leadership.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s