BBM Lifecycle: from Zero to Hero to Zero

Fenomena BlackBerry

Fenomena BlackBerry

Apakah Anda pengguna layanan messaging Blackberry? Kapan pertama kali Anda menggunakan layanan BlackBerry? Tahukah bahwa pertama kali perusahaan ini bernama RIM (Research In Motion) tahun 1984 berdiri.

Bagi setiap orang lebih mudah mengingat produk-produk yang diluncurkan, daripada mendalami kompleksitas perusahaan yang menciptakan produk. Produk yang ditawarkan ke masyarakat selaku pelanggan ikut menentukan jalan hidup perusaahaan itu. Dengan adanya produk yang laku, banyak pelanggan yang membeli, nilai pendapatan yang meningkat, pastinya menjadikan siklus hidup perusahaan ini tetap terjamin.

Blackberry merupakan perangkat keras yang diciptakan oleh RIM, lebih tepatnya gadget. Nama Blackberry pun nantinya menggantikan nama perusahaan yang lama dikenal dengan RIM. Nama produk maupun layanannya pun tak jauh-jauh dari nama Blackberry, sebut saja BIS (Blackberry Internet Service), maupun BES (Blackberry Enterprise Service). Produk utama dan paling terkenal pun dinamakan BBM (Blackberry Messaging), menggunakan identity berupa pin BB.

Lalu bagaimanakah siklus hidup layanan produk BlackBerry ini. Berawal dari layanan Blackberry Pager yang mampu sinkronisasi dengan layanan email Microsoft Exchange Server. Munculah istilah yang paling beken dan keren hingga saat ini yang namanya BlackBerry Smartphone. Memang Blackberry inilah yang pertama kali mengenalkan istilah Smartphone. Smartphone ini hasil dikotomi istilah handset dari feature phone. Smartphone memiliki kriteria multi fungsi diluar basic service berupa telepon dan SMS. Smartphone mempunyai fitur email, video, voice, maupun kamera serta browsing internet. Lalu ada apa lagi? Yang pasti Blackberry mulai memperkenalkan BlackBerry Messaging (BBM). Layanan messaging/texting yang terenkripsi yang sangat eksklusif. BBM ini begitu eksklusif karena hanya dengan device Blackberry saja bisa digunakan. Identifier penggunanya berupa pin BB yang menempel pada device BB yang digunakan.

Layanan BBM dan browsing internet pada Blackberry harus mensyaratkan penggunanya melakukan subscription data plan berupa layanan BIS (Blackberry Internet Service) yang memungkinkan penggunanya internetan dan BBM-an tanpa batas. Lalu muncul lagi BES (Blackberry Enterprise Service) yang memungkinkan penggunanya melakukan akses email perusahaan. Inilah nilai tawar yang memungkinkan perusahaan-perusahaan membeli jasa BES service ini. Inovasi berikutnya adalah BBM over Wi-Fi, kemudian muncul layanan free call BBM contact over Wi-Fi untuk BB OS7.0.1. Kemudian yang terbaru adalah BB OS10 yang memungkinkan pengguna BB tidak perlu melakukan pembelian data plan ke operator/service provider. Layanan BBM di BBOS10 bisa langsung digunakan begitu device BB tersebut terkoneksi ke internet baik melalui cellular data maupun Wi-Fi.

Sungguh inovasi-inovasi layanan yang cukup menarik minat pengguna BB. Tetapi bisnis ini bukan tanpa persaingan. Meskipun BlackBerry sebagai pencetus istilah Smartphone, generasi smartphone saat ini dikuasai Samsung, Apple dan Nokia. Mau tak mau Blackberry harus menyingkir dan kemungkinan gulung tikar karena kalah bersaing. Apalagi aplikasi BBM yang menjadi andalannya sudah mulai tergusur oleh layanan messaging lain seperti LINE, Whatsapp, dan lain sebagainya. Layanan-layanan messaging yang gratis tersebut dengan cepatnya tumbuh menjamur menggerogoti pasar BBM.

Blackberry mulai menurun, harus mulai mengubah bisnis modelnya untuk tetap bersaing. Terobosan saat ini adalah dengan BBM untuk lintas platform. BBM for android maupun BBM for iOS mulai diperkenalkan. Di hari pertamanya ada sekitar 10 juta orang mengunduh BBM multi platform ini. Apakah ini jalan keluar yang mampu melepaskan BlackBerry dari kehancuran? Kita nantikan saja.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s